Saturday, March 10, 2012

Perpustakaan, aku, dan pengunjung


Perpustakaan, aku, dan pengunjung

2 Januari 2012, hari pertamaku bekerja sebagai student staff di perpustakaan kampus. Sampai sekarang, berarti sudah tiga bulan aku bergumul dengan buku2 itu. Sejak memutuskan untuk bekerja, ada banyak konsekuensi yang harus dijalani. Salah satunya adalah waktu tidurku yang berkurang. Shift pagi yang mengharuskan kami datang jam 8 memang terasa sedikit menyiksa setelah terbuai dengan kebiasaan bermalas-malasan selama libur Natal kemarin.

Tapi.. aku senang! Aku senang mendapat teman2 baru dari fakultas yang berbeda, karakter yang berbeda, cerita yang berbeda. Senang bisa mengobrol lepas dengan karyawan2 senior yang ramah, baik, dan tidak berlagak sok senior. Senang bisa belajar mengoperasikan mesin fotokopi yang besar itu. Senang bisa membeli barang2 dengan upah jerih payahku.

Di perpustakaan ini, aku belajar banyak tentang hal MELAYANI. Yap, melayani pengunjung yang datang untuk menikmati buku2 kami. Walau pengunjung rata2 adalah sesama mahasiswa, bukan berarti pekerjaan menjadi mudah. Ada kalanya rasa kesal tersulut melihat buku2 di rak menjadi sangat berantakan oleh ulah tangan2 jahil. Juga rasa lelah karena harus melayani pengunjung dengan berbagai watak dan permintaan. ”Mbak, buku ini di rak sebelah mana ya?” atau “mbak, cariin buku ini donk!” Kalimat2 itu yang hampir setiap hari singgah di telingaku. Dalam keadaan apa pun, aku harus belajar profesional dalam melayani pengunjung2 itu. Mereka tidak perlu tahu apa yang sedang aku rasakan, bahkan ketika aku tengah dirundung sakit pasca sakit hati sekalipun J

Melayani pengunjung, menyediakan jasa fotokopi, mencarikan buku yang mereka cari, dan menata ulang buku yang telah selesai dibaca dan dipinjam mereka. Begitulah rutinitasku sampai setidaknya tiga bulan ke depan. Lelah, tapi pengalamannya yang ku dapat harganya jauh melebihi setiap keringat yang keluar setiap harinya. Aku banyak belajar bahwa melayani bukanlah hal yang mudah. Melayani harus berawal dari rasa ikhlas, bukan paksaan. Melayani harus tanpa pandang bulu, harus sama rata, siapapun pengunjungnya. I love my job, my office, and the books J

No comments:

Post a Comment